Oleh: Siti Raudah
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses perolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.
Pada proses pembelajaran guru dihadapkan pada berbagai problem diantaranya peserta didik kurang tertarik pada mata pelajaran sejarah. Pada mata pelajaran sejarah contohnya materi tentang Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia, peserta didik mengalami kesulitan untuk mengingat, mengahafal tentang materi yang di sampaikan. Pembelajaran yang bermakna dapat menjadi solusi peserta didik akan antusias dalam mengikuti pembelajaran dan akan memberikan kesan yang mendalam pada peserta didik sehingga peserta didik akan mudah dalam mengingat materi. Media poster merupakan salah satu inovasi untuk meningkatkan minat dan hasil belajar peserta didik pada materi Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia perlu dilaksanakan agar proses pembelajaran semakin baik dan hasil belajar peserta didik akan meningkat.
Poster adalah media visual berupa gambar pada selembar kertas manila yang berukuran besar yang dapat digantung atau ditempel di dinding, atau permukaan lainnya yang berfungsi untuk menyampaikan informasi tertentu yang dapat mempengaruhi minat dan memotivasi peserta didik yang melihatnya.
Tujuan dari penggunaan metode penugasan membuat poster adalah untuk memberikan pembelajaran yang bermakna sehingga peserta didik memiliki kesan yang mendalam pada materi dan akan mudah dalam mengingat materi. Adapun kelebihan dari media poster adalah: 1) Sifatnya konkrit lebih realistis menunjukkan pokok masalah dari pada media verbal semata, 2) Gambar poster dapat mengatasai masalah batasan ruang dan waktu, 3) Poster dapat membawa peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa lampau, 4) Media poster dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita, 5) Dapat memperjelas suatu masalah, 6) Murah harganya, 7) Media pembelajaran ini dapat tahan lama dan guru dapat menggunakan media ini berkali-kali.
Adapun manfaat Pembelajaran Bermakna melalui Pembuatan Poster.
1. Pemahaman yang mendalam: Proses membuat poster memungkinkan peserta didik untuk memahami konsep sejarah secara lebih mendalam, karena mereka harus mengurai dan menyajikan informasi tersebut secara kreatif.
2. Pengembangan Keterampilan Kritis: Melalui penelitian dan diskusi, peserta didik mengembangkan keterampilan analisis dan evaluasi terhadap sumber-sumber sejarah yang mereka gunakan.
3. Peningkatan Keterampilan Presentasi: Presentasi poster membantu peserta didik dalam mengembangkan keterampilan komunikasi mereka. Mereka belajar untuk berbicara di depan umum dan menjelaskan ide-ide mereka dengan jelas.
4. Penguatan Kolaborasi: Kolaborasi dalam pembuatan poster mengajarkan peserta didik untuk bekerja sama dalam sebuah tim, membangun keterampilan sosial yang penting.
5. Peningkatan Motivasi: Pembuatan poster memungkinkan peserta didik untuk mengekspresikan diri mereka secara kreatif, yang dapat meningkatkan motivasi mereka dalam pembelajaran.
Pembelajaran bermakna dapat digunakan untuk meningkatkan daya ingat peserta didik melalui pengalaman yang berkesan pada peserta didik, penugasan yang tepat juga akan membuat peserta didik lebih bersemangat dan aktif dalam menyelesaikan tugas, serta dapat meningkatkan kretifitas peserta didik. Keberhasilan dari penerapan pembelajaran bermakna dengan projek membuat poster dapat dilihat dari minat dan hasil belajar peserta didik yang mengalami peningkatan.
Dalam kesimpulannya, penugasan pembuatan poster dapat menjadi alat yang sangat efektif untuk memfasilitasi pembelajaran bermakna dalam mata pelajaran sejarah. Melalui proses ini, peserta didik dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang konsep-konsep sejarah, sambil mengembangkan keterampilan kritis, kreativitas, dan kolaborasi. Oleh karena itu, pendekatan ini layak untuk dipertimbangkan oleh guru dalam merancang pengalaman pembelajaran yang menarik dan bermakna bagi peserta didik mereka.
