Kegiatan Sabtu Budaya 18 Mei 2024 di SMAN 7 Mataram

Pada tanggal 18 Mei 2024, SMAN 7 Mataram menggelar kegiatan Sabtu Budaya yang kali ini difokuskan pada aktivitas fisik dan pengenalan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan fisik dan memperkenalkan kegiatan sosial kemanusiaan kepada para siswa.

Senam Pagi

Kegiatan dimulai dengan senam pagi yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf sekolah. Senam pagi ini dilaksanakan di lapangan utama sekolah dan dipimpin oleh instruktur senam profesional. Melalui senam pagi, peserta diajak untuk menjaga kebugaran fisik dan memulai hari dengan energi positif. Musik yang mengiringi senam semakin menambah semangat para peserta, menjadikan suasana pagi itu sangat ceria dan penuh antusiasme.

Pengenalan Ekstrakurikuler PMR
Setelah senam pagi, acara dilanjutkan dengan pengenalan ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR). Ekstrakurikuler ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting di SMAN 7 Mataram karena berfokus pada pendidikan dan pelatihan di bidang kesehatan serta kepedulian sosial.

Dalam sesi pengenalan ini, anggota PMR yang lebih senior memberikan presentasi tentang sejarah, visi, misi, dan berbagai kegiatan yang dilakukan oleh PMR. Mereka juga memaparkan manfaat bergabung dengan PMR, seperti pengembangan keterampilan pertolongan pertama, peningkatan kepedulian sosial, dan kesempatan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Demonstrasi Pertolongan Pertama
Salah satu bagian menarik dari pengenalan PMR adalah demonstrasi pertolongan pertama. Para anggota PMR menunjukkan cara-cara menangani luka ringan, cara membalut, dan teknik dasar CPR (Cardiopulmonary Resuscitation). Demonstrasi ini sangat interaktif karena melibatkan beberapa siswa sebagai sukarelawan untuk praktik langsung, sehingga mereka bisa merasakan dan memahami pentingnya keterampilan pertolongan pertama dalam kehidupan sehari-hari.

Sesi Tanya Jawab Setelah demonstrasi, diadakan sesi tanya jawab yang memungkinkan siswa untuk bertanya lebih dalam tentang kegiatan dan manfaat PMR. Banyak siswa yang tertarik dan mengajukan pertanyaan, menunjukkan antusiasme mereka untuk bergabung dan belajar lebih banyak tentang PMR.

Penutupan Acara Sabtu Budaya diakhiri dengan pesan dari kepala sekolah, Ridha Rosalina,.SE, yang memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia dan peserta. Beliau menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental melalui aktivitas seperti senam pagi dan mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti PMR yang memberikan banyak manfaat positif.

Dampak Positif Kegiatan Sabtu Budaya ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga kesehatan dan terlibat dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Melalui senam pagi, siswa diajak untuk membiasakan diri berolahraga secara rutin, sementara pengenalan PMR memberikan wawasan dan dorongan kepada siswa untuk berkontribusi dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, acara ini tidak hanya berhasil mempererat kebersamaan di antara siswa, guru, dan staf sekolah, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang berharga dan menyenangkan. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan di SMAN 7 Mataram untuk mendukung pembentukan karakter siswa yang sehat, peduli, dan berdaya saing.

Scroll to Top
Scroll to Top